Pendidikan abad ke-21 menuntut siswa memiliki lebih dari sekedar pengetahuan tetapi mereka juga dituntut untuk menguasai kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Pada pembelajaran biologi kemampuan metakognitif yang berarti kesadaran terhadap proses berpikir, sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan berpikir tingkat lanjut. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji kemampuan metakognitif siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di kabupaten Tasikmalaya dalam pembelajaran biologi sebagai dasar pengembangan strategi pembelajaran reflektif. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen Metacognitive Awareness Inventory (MAI) sebanyak 52 butir pernyataan yang di alih bahasa ke dalam bahasa Indonesia. Mengukur dua dimensi utama yaitu knowledge of cognition dan regulation of cognition. Desain penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data yang didapat melalui angket dan dianalisis dengan melihat rata-rata nilainya. Hasil menunjukkan bahwa skor metakognitif siswa berada pada kategori cukup atau sedang antara 57,22 hingga 74,51 dengan indikator pengetahuan deklaratif memperoleh skor tertinggi dan manajemen informasi terendah. Temuan ini menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran berbasis refleksi dan intervensi pedagogis untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengatur proses berpikir dan strategi belajar mereka. Penelitian ini diharapkan memiliki manfaat pada peningkatan kualitas pembelajaran biologi secara fleksibel yang berfokus pada metakognitif untuk mendukung keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Copyrights © 2026