Latar Belakang. Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronik, oleh karena itu peran self-caremanagement sangat penting dalam perawatan maupun pencegahan komplikasi. Persepsi penyakit telah diketahui pada beberapa penelitian sebagai salah satu aspeksignifikan yang mempengaruhi self-care management pasien diabetes mellitus tipe2, dimana dalam pelaksanaan self-care perlu adanya pengambilan keputusan yang bergantung pada persepsi penyakit pasien dalam hal pengendalian penyakit, memahami penyakit, apakah penyakitnya dapat disembuhkan, bagaimana siklus penyakitnya dan parah atau tidaknya penyakit. Tujuan. penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan persepsi penyakit terhadap Self Care manajemen Padapenderita Diabetes Melitus di Puskesmas Tejakula. Metode. Penelitian menggunakan rancangan kuantitatif observasional dengan pendekatan crosssectional study. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dengan sampling purposive yaitu penentuan sampel dengan pertimbangantertentu. Sampel pada penelitian ini 53 sampel. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) dan Diabetes Self- Management Questionnaire (DSMQ). Hasil. Uji Statistik yang digunakan adalah Uji Korelasi Spearman. Berdasarkan hasil penelitian, nilai Sig. (2-tailed) 0,002 artinya jika diliat dari hipotesis penelitian maka Ha diterima yang artinya bahwa Ada hubungan persepsi penyakit terhadap Self Care Manajemen.
Copyrights © 2024