Perpustakaan sebagai ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi, tetapi juga harus mampu memberikan kenyamanan bagi pemustaka. Dalam konteks literasi keluarga, Perpustakaan Ibu dan Anak Kabupaten Enrekang berperan sebagai ruang interaksi edukatif antara ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pandangan pemustaka terhadap estetika dan tata ruang interior, mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya, serta merumuskan rekomendasi desain interior yang ideal berdasarkan sudut pandang pemustaka. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diuji dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika dan tata ruang interior berperan penting dalam menciptakan kenyamanan, daya tarik, dan suasana yang ramah bagi pemustaka, khususnya ibu dan anak. Unsur warna, pencahayaan, dekorasi, dan penataan ruang memengaruhi kenyamanan dan minat kunjung, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan desain interior perpustakaan perlu memperhatikan keseimbangan antara estetika, kenyamanan, dan fungsi ruang sesuai kebutuhan pemustaka agar dapat mendukung kegiatan literasi keluarga secara optimal
Copyrights © 2026