Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program pariwisata tahun 2024–2025 pada Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu ditinjau dari empat indikator efektivitas program menurut Budiani (2007), yaitu ketepatan sasaran, pencapaian tujuan program, tingkat pemanfaatan program, dan kesesuaian hasil dengan rencana. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan satu variabel mandiri. Populasi penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu seluruh pegawai Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu (n=60) yang diambil menggunakan teknik total sampling, serta masyarakat di sekitar destinasi wisata unggulan (n=50) yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa distribusi frekuensi, nilai rata-rata, dan persentase skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas program pariwisata berdasarkan persepsi pegawai sebesar 79,6% (efektif), sedangkan berdasarkan persepsi masyarakat sebesar 77,0% (efektif). Secara keseluruhan, tingkat efektivitas program pariwisata mencapai 78,3%, yang berada pada kategori efektif (76%–100%). Hasil pengujian hipotesis deskriptif menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya efektivitas program pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu tahun 2024–2025 telah mencapai atau melampaui ambang batas efektif sebesar 76%. Indikator ketepatan sasaran memperoleh nilai tertinggi (82,2%), sementara tingkat pemanfaatan program merupakan indikator dengan nilai terendah (74,4% berdasarkan persepsi masyarakat) sehingga perlu mendapat perhatian lebih dalam perencanaan program ke depan.
Copyrights © 2026