Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meramalkan minat masyarakat terhadap dakwah di Indonesia berdasarkan data pencarian digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Google Trends menggunakan kata kunci “Dakwah” pada periode Januari 2015 hingga Desember 2025. Data dianalisis menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average untuk mengidentifikasi pola pergerakan data dan menghasilkan prediksi pada periode mendatang. Tahapan analisis meliputi uji stasioneritas menggunakan Augmented Dickey-Fuller, identifikasi model, estimasi parameter, pemilihan model terbaik, dan peramalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap kata kunci “Dakwah” mengalami fluktuasi dengan kecenderungan menurun selama periode pengamatan. Hasil uji stasioneritas menunjukkan bahwa data tidak stasioner pada tingkat level, namun menjadi stasioner setelah diferensiasi orde pertama. Berdasarkan perbandingan beberapa model, model terbaik yang diperoleh adalah ARIMA(1,1,1) dengan nilai Akaike Information Criterion dan Schwarz Criterion terendah. Hasil peramalan periode 2026–2030 menunjukkan kecenderungan penurunan minat pencarian terhadap kata kunci “Dakwah” pada mesin pencari. Temuan ini mengindikasikan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi keagamaan di era digital. Oleh karena itu, lembaga dakwah dan para dai perlu mengoptimalkan pemanfaatan berbagai platform digital untuk meningkatkan efektivitas penyebaran pesan-pesan keislaman sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Copyrights © 2026