Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode bermain konstruktif pipe block terhadap kemampuan berpikir kreatif anak usia 5–6 tahun di PAUD Al-Fikri Kota Bengkulu. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan berpikir kreatif anak yang ditandai oleh minimnya inisiatif memunculkan ide baru, keterbatasan mencari alternatif solusi, serta kecenderungan meniru karya teman tanpa modifikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design, melibatkan 30 anak usia 5–6 tahun yang terbagi dalam kelas eksperimen (Kelompok B2, n=15) menggunakan media pipe block dan kelas kontrol (Kelompok B1, n=15) menggunakan media balok kayu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur dengan empat indikator kreativitas: kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Analisis data mencakup uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan nilai Fhitung kelas eksperimen sebesar 21,848 > Ftabel 4,67 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata skor eksperimen meningkat dari 18,13 (Mulai Berkembang) menjadi 32,46 (Berkembang Sangat Baik), sementara kelas kontrol meningkat dari 15,13 menjadi 32,67. Dapat disimpulkan bahwa permainan konstruktif pipe block terbukti efektif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif anak usia dini, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam kurikulum pembelajaran PAUD secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026