Penelitian ini di latarbelakangi oleh kondisi Jalan Jendral Sudirman di Kecamatan Kubu Babussalam yang masih menunjukkan permukaan jalan kurang memadai. Adanya upaya perbaikan secara swadaya yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Berdasarkan teori partisipasi masyarakat menurut Tjokroamidjojo dalam Kumolontang et al. (2024), partisipasi dapat dibedakan menjadi tiga bagian utama, yaitu:Penentuan Arah Pembangunan (perencanaan), Pelaksanaan Kegiatan, dan Pemanfaatan Hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam perbaikan jalan di Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam perbaikan jalan di Kecamatan Kubu Babussalam cukup baik akan tetapi belum optimal dalam pelaksanaanya, mencakup tiga aspek dari teori Tjokroamidjojo: (1)Penentuan Arah Pembangunan (Perencanaan) melalui forum Musrenbang dan usulan maupun upaya perbaikan melalui forum UPIKA(Camat, Anggota Dewan ,Polsek, Masyarakat); (2)Pelaksanaan Kegiatan berupa usaha penimbunan secara mandiri, gotong royong dan pemliharaan berupa penimbunan mandiri yang dilakukan olehh masyarakat, (3)Pemanfaatan hasil, akses yang lancar, pemeliharaan berkelanjutan yang belum optimal. Dalam perbaikan jalan terdapat dua faktor kendala dalam partisipasi masyarakat terhadap perbaikan jalan di Kecamatan Kubu Babussalam, yaitu faktor dana yang terbatas dan faktor Kondisi Lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam optimalisasi partisipasi masyarakat, guna mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026