Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hubungan kerja terhadap kinerja karyawan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bandar Lampung. Hubungan kerja yang harmonis diyakini mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas kinerja karyawan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hubungan kerja berkontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan pada sektor UMKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 34 karyawan UMKM di Bandar Lampung yang dijadikan sebagai responden penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin. Jumlah item pernyataan yang digunakan sebanyak 34 butir yang terdiri atas pernyataan untuk variabel hubungan kerja dan kinerja karyawan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, serta uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 6,306 lebih besar daripada ttabel sebesar 2,0369 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Hasil tersebut membuktikan bahwa hubungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan UMKM di Bandar Lampung. Semakin harmonis hubungan kerja yang terjalin antara atasan dan bawahan maupun antar rekan kerja, maka semakin optimal pula kinerja karyawan dalam aspek kualitas kerja, kuantitas kerja, kerja sama, dan inisiatif kerja.
Copyrights © 2026