Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Program Adiwiyata di SMPN 20 Jakarta yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, hambatan, serta faktor kesadaran lingkungan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Adiwiyata telah dilaksanakan melalui empat komponen utama yaitu Kebijakan berwawasan lingkungan, Kurikulum berbasis Lingkungan, Kegiatan berbasis Partisipatif dan Sarana Prasarana Program Adiwiyata dengan berbagai upaya pada setiap komponennya guna membentuk kesadaran lingkungan peserta didik yang dirancang secara sistematis dan partisipatif. Implementasi program mencakup visi, misi, dan aturan sekolah; kurikulum berbasis lingkungan melalui pembelajaran, kokurikuler, dan ekstrakurikuler; kegiatan partisipatif berupa sosialisasi dan kegiatan rutin; serta sarana dan prasarana pendukung. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan yaitu perbedaan karakteristik peserta didik, keterbatasan kompetensi guru, dan rendahnya konsistensi pembiasaan. Peserta didik masih menunjukkan kesadaran lingkungan yang belum optimal yang oleh faktor ketidaktahuan berupa terbatasnya pemahaman isu dan solusi lingkungan, faktor kemiskinan dalam konteks kurangnya pembiasaan serta dukungan lingkungan keluarga, faktor kemanusiaan berupa rendahnya minat dan rasa tanggung jawab, motivasi, dan konsistensi perilaku, serta faktor gaya hidup yang cenderung praktis dan konsumtif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pembelajaran kontekstual, peningkatan sosialisasi dan pelatihan, pengawasan dan pembiasaan di sekolah, serta sinergi yang berkelanjutan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran lingkungan peserta didik secara optimal.
Copyrights © 2026