Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan akses pembiayaan terhadap strategi pengelolaan keuangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Surakarta. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM yang tercatat di Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta sebanyak 17.419 unit usaha, dengan jumlah sampel sebanyak 391 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pengelolaan keuangan UMKM (t hitung = 19,980; sig. = 0,000), akses pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap strategi pengelolaan keuangan UMKM (t hitung = 9,723; sig. = 0,000), serta secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap strategi pengelolaan keuangan (F hitung = 275,259; sig. = 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,581 menunjukkan bahwa literasi keuangan dan akses pembiayaan mampu menjelaskan 58,1% variasi strategi pengelolaan keuangan UMKM. Literasi keuangan merupakan variabel yang paling dominan berdasarkan nilai Standardized Coefficients Beta sebesar 0,654. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan literasi keuangan dan perluasan akses pembiayaan merupakan dua strategi kunci dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan UMKM di Kota Surakarta.
Copyrights © 2026