Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) merupakan lapisan paling atas pada konstruksi jalan yang terbuat dari campuran aspal. Komponen penting dalam campuran aspal beton adalah bahan pengisi (filler). Salah satu limbah yang potensial untuk dimanfaatkan sebagai filler aspal adalah serbuk daun bambu guna memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai pengaruh penambahan serbuk daun bambu terhadap karakteristik Marshall pada jenis perkerasan AC-WC menggunakan metode Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Pada penelitian ini menggunakan 3 variasi perbandingan antara (semen : serbuk daun bambu) yaitu 1% : 2%, 1,5% : 1,5%, dan 2% : 1%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data pada campuran aspal AC-WC terdapat 2 jenis variasi yang tidak memenuhi standar Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 yaitu variasi 1% semen : 2% daun bambu dan variasi 1,5% semen : 1,5% daun bambu. Sehingga hanya terdapat satu variasi yang memenuhi standar Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 yaitu pada variasi 2% semen : 1% serbuk daun bambu.
Copyrights © 2026