Penyelenggaraan makanan di pondok pesantren berasrama berisiko mengalami kontaminasi mikrobiologis karena makanan diolah dalam jumlah besar dan dikonsumsi secara kolektif. Pemilihan lokasi penelitian diperkuat oleh temuan bakteri Escherichia coli pada air minum di lingkungan pondok, yang menunjukkan potensi cemaran pada media konsumsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan personal hygiene penjamah dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan di dapur pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di dapur Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri, Cindai Alus, Martapura. Sampel penelitian terdiri dari 7 orang penjamah makanan dan 21 sampel makanan yang diperoleh melalui tiga kali pengulangan observasi dan pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar personal hygiene penjamah makanan memenuhi syarat, yaitu sebanyak 16 observasi (76,2%), sedangkan 5 observasi (23,8%) tidak memenuhi syarat. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa 18 sampel makanan (85,7%) memenuhi syarat terhadap keberadaan Escherichia coli, sedangkan 3 sampel (14,3%) tidak memenuhi syarat. Hasil uji Fisher’s Exact Test memperoleh nilai p-value sebesar 0,008. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene penjamah makanan dengan keberadaan bakteri Escherichia coli pada makanan di dapur Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri. Penerapan personal hygiene yang belum konsisten dapat meningkatkan risiko kontaminasi makanan. Pondok pesantren disarankan melakukan pemantauan rutin, serta penguatan penggunaan alat pelindung diri selama proses pengolahan makanan.
Copyrights © 2026