Penelitian ini berakar dari signifikansi puisi untuk anak sebagai alat pembelajaran bahasa dan sebagai media awal untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Puisi anak yang ringkas, relevan dengan pengalaman sehari-hari, dan mudah dicerna sangat berpotensi untuk membentuk rasa kasih, kepedulian, serta sensitivitas anak terhadap makhluk hidup di sekelilingnya. Namun, pemahaman mengenai aspek stilistika dalam puisi anak masih membutuhkan pengembangan, khususnya pada puisi Kelinci karya Bening Tirtasari yang menonjolkan keindahan bahasa secara sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan diksi, citraan, dan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam puisi tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Data penelitian diambil dari teks puisi Kelinci oleh Bening Tirtasari, sedangkan sumber data berasal dari dokumen puisi anak yang memuat teks tersebut. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui studi pustaka dan pemahaman-catatan, sementara teknik analisis datanya menggunakan analisis isi melalui langkah-langkah identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan menarik kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa puisi Kelinci mengandung diksi yang sederhana, konkret, dan komunikatif sehingga mudah diterima anak. Puisi ini juga memanfaatkan citraan visual, taktil, dan gerakan yang kuat untuk memberikan kesan lucu, lembut, dan menggemaskan pada karakter kelinci. Secara keseluruhan, puisi ini mengangkut nilai karakter seperti kasih sayang, kepedulian, tanggung jawab, dan keinginan untuk merawat hewan peliharaan dengan sepenuh hati. Dengan demikian, puisi Kelinci karya Bening Tirtasari sangat layak menjadi objek kajian sastra anak karena selain memiliki keindahan bahasa, juga menawarkan pendidikan moral yang sesuai untuk dijadikan bahan ajar di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2026