Employee engagement merupakan faktor penting yang mendukung keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan perusahaan. Rendahnya employee engagement dapat berdampak pada penurunan produktivitas, semangat kerja, dan kontribusi karyawan. Berdasarkan hasil pengamatan pada kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram, masih ditemukan perbedaan tingkat employee engagement antar kolektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh thriving at work dan self-efficacy terhadap employee engagement dengan lingkungan kerja non-fisik sebagai variabel moderasi pada kolektor PT BFI Finance Cabang Kota Mataram.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thriving at work dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Namun, lingkungan kerja non-fisik tidak mampu memoderasi pengaruh thriving at work maupun self-efficacy terhadap employee engagement. Nilai R-Square menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjelaskan variasi employee engagement. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan employee engagement pada kolektor lebih dipengaruhi oleh penguatan thriving at work dan self-efficacy dibandingkan melalui peran lingkungan kerja non-fisik sebagai variabel moderasi. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan bagi PT BFI Finance Cabang Kota Mataram dalam merancang strategi peningkatan employee engagement.
Copyrights © 2026