Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sertifikasi Halal dan Halal Lifestyle terhadap Keputusan Pembelian produk UMKM kuliner, serta mendeskripsikan indikasi Attitude-Behavior Gap dalam perilaku konsumen Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada 120 responden Muslim yang berdomisili di Jabodetabek, berusia minimal 17 tahun, dan pernah membeli produk UMKM kuliner. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sertifikasi Halal tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,136 dan nilai signifikansi 0,159. Halal Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,412 dan nilai signifikansi < 0,001. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai R² sebesar 0,200. Analisis deskriptif menunjukkan indikasi Attitude-Behavior Gap secara agregat, yang terlihat dari tingginya penilaian responden terhadap pentingnya Sertifikasi Halal, sementara sebagian responden masih pernah membeli produk UMKM kuliner yang belum bersertifikat halal. Kepercayaan kepada penjual merupakan alasan yang paling banyak dipilih. Dengan demikian, Keputusan Pembelian dipengaruhi oleh jaminan halal formal, internalisasi gaya hidup halal, dan pertimbangan situasional.
Copyrights © 2026