Pembentukan karakter warga negara yang aktif (active citizen) merupakan salah satu fokus utama dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran sering kali masih bersifat teoretis dan monoton, sehingga kurang mampu memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penerapan model pembelajaran SAFE (Sequential, Analytical, Formative, Experiential) dalam meningkatkan karakter active citizen pada siswa kelas XI di SMA Nizam Al-Mulk Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi partisipasi siswa, angket karakter warga negara aktif, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap keterlibatan dan tanggung jawab sosial siswa setelah diterapkannya model SAFE. Pada siklus I, persentase keaktifan siswa baru mencapai kategori cukup, namun pada siklus II meningkat pesat hingga mencapai kategori sangat baik. Karakter active citizen siswa, yang meliputi aspek kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis terhadap isu publik, dan keterampilan berkolaborasi, mengalami penguatan yang nyata. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SAFE pada mata pelajaran PPKn efektif dalam membangun karakter warga negara yang aktif. Model ini direkomendasikan bagi para pendidik sebagai salah satu strategi inovatif untuk menciptakan pembelajaran PPKn yang lebih kontekstual, bermakna, dan berpusat pada siswa.
Copyrights © 2026