Siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sering kali menghadapi berbagai tuntutan akademik dan nonakademik yang dapat memengaruhi ketekunan mereka dalam mencapai tujuan belajar. Kondisi tersebut berkaitan dengan Academic grit , yaitu kemampuan siswa untuk tetap tekun, konsisten, dan bertahan dalam menghadapi tantangan akademik. Salah satu faktor yang memengaruhi Academic grit adalah School well-being, yaitu kondisi kesejahteraan siswa di lingkungan sekolah yang ditandai dengan rasa nyaman, aman, dan pengalaman positif selama berada di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh School well-being terhadap Academic grit pada siswa SMA Negeri 2 Gowa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Responden penelitian berjumlah 303 siswa yang diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan School well-being terhadap Academic grit dengan nilai signifikansi sebesar p<0,001 (p<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,239 menunjukkan bahwa School well-being memberikan kontribusi sebesar 23,9% terhadap Academic grit . Hasil penelitian menunjukkan bahwa School well-being berpengaruh positif dan signifikan terhadap Academic grit . Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kesejahteraan siswa di sekolah dapat mendukung berkembangnya ketekunan dan kegigihan siswa dalam mencapai tujuan akademik. Implikasi penelitian ini adalah penting bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan suportif guna mendukung berkembangnya Academic grit pada siswa, khususnya bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Copyrights © 2026