Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HOMESCHOOLING: AN ALTERNATIVE TO NEW NORMAL ADAPTATION OF LEARNING Eka Damayanti; Eva Meizara Puspita Dewi; Novita Maulidya Jalal; Nurfajriyanti Rasyid; Nurhaerani Haeba
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 2 (2020): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n2i7.

Abstract

Abstract:This research aims at finding out the public perception about the homeschooling which is chosen as an alternative in adaptation to the new normal learning. This research took forty-eight participants who are dominated by educators and magister or profession. Questionnaire as the instrument on this research was shared via google form. The collected data were analyzed by using descriptive statistics. The findings show that the participants think about the theme "Homeschooling: An Alternative to New Normal Adaptation of Learning" in workshop activities suitable with the conditions of the covid-19 pandemic and fulfill the participants’ needs. The previous studies show that many things should be considered by looking at the advantages and risks of applying homeschooling, which means that other alternatives such as pleasant activities can be applied during the new normal.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang homeschooling yang dipilih sebagai alternatif dalam adaptasi terhadap pembelajaran normal baru. Penelitian ini mengambil empat puluh delapan partisipan yang didominasi oleh tenaga pendidik dan magister atau profesi. Angket sebagai instrumen dalam penelitian ini dibagikan melalui formulir google. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa peserta memikirkan tema "Homeschooling: Sebuah Alternatif Pembelajaran Adaptasi Normal Baru" dalam kegiatan lokakarya yang sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19 dan memenuhi kebutuhan peserta. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa banyak hal yang harus diperhatikan dengan melihat keuntungan dan risiko penerapan homeschooling, yang artinya alternatif lain seperti aktivitas menyenangkan dapat diterapkan pada saat baru normal.
PKM Pelatihan Penguatan Karakter Guru Efektif dalam Pembelajaran Daring di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah Wilayah Sulawesi Selatan Eva Meizarra Puspita Dewi; Basti Basti; Nurfajriyanti Rasyid; Masyrurah Masyrurah
DEDIKASI Vol 24, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v24i2.39483

Abstract

Abstrak. Pandemi Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia pada awal tahun 2020 membuat perubahan signifikan di berbagai ranah kehidupan, tidak terkecuali di ranah pendidikan. Perubahan yang terjadi meliputi penetapan sejumlah aturan dalam penyesuaian Belajar Dari Rumah (BDR) dalam skala besar yang tentu menghadirkan sejumlah kendala dalam penerapannya. Kendala tersebut hadir karena kompetensi para guru yang belum mampu menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran secara daring. Partisipan dalam pengabdian ini adalah guru Sekolah  Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Wilayah Sulawesi Selatan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan penguatan karakter dalam pembelajaran daring. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test untuk melihat efektivitas dari pemberian intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima dikarenakan 0,00 < 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian pelatihan penguatan karakter pada guru efektif dilakukan dalam implementasi pembelajaran daring di Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Wilayah Sulawesi Selatan.Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Karakter Guru Efektif
Psikoedukasi Kesehatan Mental Pada Siswa SMA Negeri 2 Makassar M. Ahkam Alwi; Kartika Cahyaningrum; Nurfajriyanti Rasyid; Rossy Allayda Syaiputri; Dibyo Restu Nugraha; Siti Zalsa Zeftira; Andi Nurfatimah Azzahra
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i4.64913

Abstract

The aim of this research is to explore the impact of mental health psychoeducation on students at SMA Negeri 2 Makassar. This research uses a quantitative approach with a pre-test and post-test design. The research sample consisted of 120 students selected randomly. The psychoeducational intervention was carried out over six sessions, each lasting 90 minutes. Psychoeducational materials include an introduction to mental health, coping strategies, stress management, and interpersonal communication skills. The results showed that there was a significant increase in students' understanding of mental health after psychoeducational intervention (p < 0.05). In addition, there was a significant reduction in students' stress and anxiety levels (p < 0.05). Students also report improved communication skills and ability to deal with everyday problems. The conclusion of this research is that mental health psychoeducation is effective in increasing mental health knowledge and skills and reducing stress and anxiety among students at SMA Negeri 2 Makassar. The recommendation of this research is that mental health psychoeducation programs be implemented sustainably and expanded to other schools to support students' overall mental health.
Penguatan Motivasi Belajar Siswa melalui Psikoedukasi Teknik SMART Goal Setting di SMPN 1 Tiworo Selatan Waal Syiath Muawiah; Nurfajriyanti Rasyid; Astiti Tenriawaru Ahmad; Amirah Aminanty Agussalim; M Ahkam Alwi
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2025): JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i2.58796

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan terhadap proses pembelajaran, salah satunya adalah penurunan motivasi belajar siswa. Di SMPN 1 Tiworo Selatan, hasil wawancara dengan guru menunjukkan bahwa siswa, khususnya kelas VIII, mengalami penurunan semangat belajar dan lebih fokus pada penggunaan gadget untuk hiburan. Menanggapi kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui psikoedukasi tentang Goal Setting menggunakan teknik SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound). Kegiatan ini dirancang dalam bentuk pengajaran interaktif dan permainan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Siswa diberikan pre-test dan post-test menggunakan skala perilaku motivasi belajar untuk mengukur perubahan yang terjadi. Selama sesi psikoedukasi, siswa dikenalkan dengan konsep SMART, dilatih menyusun tujuan belajar pribadi, serta mengikuti permainan yang bertujuan memperkuat pemahaman mereka tentang perencanaan tujuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah mengikuti kegiatan. Siswa lebih mampu merumuskan tujuan pendidikan mereka secara jelas dan realistis, serta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif dalam proses pembelajaran.Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan psikoedukatif berbasis teknik SMART efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMP. Intervensi ini dapat dijadikan model untuk diterapkan di sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa, serta menjadi strategi praktis dalam membentuk budaya belajar yang lebih terarah, reflektif, dan berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan.
EDUKASI MENGENAI BULLYING TERHADAP SISWA SMP YP PGRI DISAMAKAN KOTA MAKASSAR Adhim Vayla Rahmadio Mijaya; Astiti Tenriawaru Ahmad; Amirah Aminanty Agussalim; Nurfajriyanti Rasyid; Audri Damayanti; Ince Ayu Anggriani Rizal
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v2i1.56645

Abstract

This activity is a psychoeducational activity in order to increase students' knowledge regarding the dangers of bullying, forms of bullying, causes and effects of bullying, and how to prevent and deal with bullying. The background of this activity is because bullying is a problem that often occurs in society, especially teenagers who are in junior high and high school. The purpose of this activity is to provide knowledge to SMP YP PGRI students regarding bullying. The benefit of this activity is that it increases the knowledge of SMP YP PGRI students about the dangers of bullying. The targets of this activity are teenagers who are currently in class VII of junior high school, either those who have experienced bullying or who have never experienced bullying. This activity was carried out using the psychoeducation method, where before the implementation of psychoeducation the participants chose a pre-test to measure the extent of their initial understanding regarding the material provided, and after being given psychoeducation, students were asked again to choose a posttest to see whether or not there was a change in understanding. Then proceed with giving games to once again measure students' understanding of the material that has been given.Kegiatan ini merupakan kegiatan psikoedukasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan siswa terkait bahaya bullying, bentuk-bentuk bullying, sebab dan akibat bullying, serta cara mencegah dan menangani bullying. Latar belakang dari kegiatan ini karena bullying menjadi masalah yang sering terjadi masyarakat, terutama remaja-remaja yang duduk di bangku SMP dan SMA. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan kepada siswa SMP YP PGRI terkait bullying. Manfaat dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan siswa SMP YP PGRI mengenai bahaya dari bullying. Sasaran dalam kegiatan ini adalah remaja yang saat ini duduk di bangku SMP kelas VII baik yang pernah mengalami tindakan bullying ataupun yang tidak pernah mengalami tindakan bullying. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pemberian psikoedukasi, di mana sebelum pelaksanaan psikoedukasi peserta mengisi pre-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal terkait materi yang diberikan, dan setelah diberi psikoedukasi, siswa diminta lagi untuk mengisi posttest untuk melihat ada atau tidaknya perubahan pemahaman. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian games untuk sekali lagi mengukur pemahaman siswa terkait materi yang telah diberikan.
Modifikasi Permainan Ular Tangga Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Berhadapan Hukum Najiba Najiba; Faradillah Firdaus; M. Ahkam Alwi; Lukman Nadjamuddin; Nurfajriyanti Rasyid
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i4.50242

Abstract

Permainan merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat dan keterlibatan anak dalam proses belajar. Salah satu permainan yang mudah digunakan serta dapat dimodifikasi untuk tujuan edukatif adalah permainan ular tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan modifikasi permainan ular tangga sebagai upaya meningkatkan kemampuan berhitung Anak Berhadapan Hukum (ABH) di Sentra Wirajaya Makassar. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan kognitif partisipan. Metode pelaksanaan mencakup need assessment guna mengidentifikasi kebutuhan belajar, observasi kemampuan berhitung awal, serta pelaksanaan sesi bermain menggunakan ular tangga modifikasi yang memuat materi angka, penjumlahan, dan pengurangan sederhana. Selama proses kegiatan, fasilitator mencatat tingkat keterlibatan anak, kemampuan mengikuti aturan permainan, serta respons mereka terhadap tantangan berhitung yang muncul pada setiap langkah. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh partisipan mampu mengikuti permainan hingga akhir dan memperlihatkan peningkatan dalam mengenali angka serta menyelesaikan operasi hitung dasar selama permainan berlangsung. Selain itu, antusiasme peserta terlihat dari permintaan mereka untuk mengulangi permainan pada akhir sesi. Temuan ini mengindikasikan bahwa modifikasi permainan ular tangga dapat menjadi media pembelajaran yang efektif, menarik, dan ramah bagi ABH, sekaligus berpotensi menjadi alternatif metode pembelajaran yang lebih menyenangkan dalam konteks pendidikan nonformal.
PKM Pelatihan Mengatasi Stres Akademik pada Siswa SMK Lukman Lukman; Abdul Rahmat; Astiti Tenriawaru Ahmad; Amirah Aminanty Agussalim; Nurfajriyanti Rasyid
Jurnal Kebajikan: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jk.v3i1.68242

Abstract

Stressors for students at school can arise from situations that cause feelings of frustration, conflict, pressure, change, or self-imposed demands. Data obtained shows symptoms of stress in students, such as anxiety during exams, difficulty understanding material, and short deadlines for assignments. These stressful conditions trigger physical and emotional reactions that interfere with students' performance at school. The inability to implement effective coping strategies is one of the main causes of academic stress. Therefore, it is expected that the training provided can help reduce perceived academic stress. The problem-solving approach is carried out through training activities consisting of five stages: training needs analysis (TNA), material planning and module preparation, implementation, result measurement, and training evaluation. The implementation of these activities showed a decrease in the academic stress scores of students with moderate to high stress levels, both immediately after the training and 12 weeks later. However, this decrease was not statistically significant.