Permasalahan lingkungan global, seperti hilangnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, pencemaran, dan degradasi ekosistem, menuntut penguatan pendidikan lingkungan sejak jenjang sekolah dasar. Namun, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial masih cenderung berorientasi pada penyampaian konsep sehingga belum mampu mengembangkan literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan peserta didik secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati terhadap literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe kelompok kontrol yang tidak ekuivalen. Sampel terdiri atas dua kelas V sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive cluster sampling, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati dan kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes literasi ekologi serta angket keterhubungan dengan alam dan tanggung jawab lingkungan yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians multivariat untuk menguji pengaruh perlakuan terhadap ketiga variabel dependen secara simultan. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis keanekaragaman hayati memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan literasi ekologi, keterhubungan dengan alam, dan tanggung jawab lingkungan siswa. Dengan demikian, pendekatan ini berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung pendidikan berkelanjutan melalui penguatan kompetensi pengetahuan, sikap, dan perilaku lingkungan pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026