Retensi memori jangka panjang merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran karena memiliki peran dalam membantu kemampuan siswa mempertahankan dan mengingat kembali informasi yang telah dipelajari. Namun, rendahnya retensi memori masih menjadi permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Clue Card berbasis modifikasi model Make a Match terhadap retensi memori jangka panjang siswa kelas VIII SMP BPPI Baleendah pada materi Getaran, Gelombang, dan Bunyi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode True Experimental Design dan desain Pretest–Delayed Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes berupa pre-test dan delayed post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample t-test, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan retensi memori pada kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Hasil Paired Sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan delayed post-test pada kelompok eksperimen (p = 0,003) dan kelompok kontrol (p = 0,018). Namun, hasil Independent Sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0,268). Dengan demikian, penggunaan Clue Card berbasis modifikasi model Make a Match mampu meningkatkan retensi memori siswa, tetapi belum menunjukkan efektivitas yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pembelajaran pada kelompok kontrol.
Copyrights © 2026