Konsentrasi belajar merupakan kemampuan penting bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tuntutan akademik, namun perilaku multitasking yang umum dilakukan mahasiswa berpotensi menurunkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pemberian multitasking terhadap konsentrasi belajar mahasiswa Universitas INABA menggunakan desain True Experimental dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Partisipan berjumlah 31 mahasiswa aktif semester 1-6, terbagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 15) yang menonton video edukatif sambil dipaparkan distraksi audio podcast (Dual Task Paradigm), dan kelompok kontrol (n = 16) yang hanya menonton video edukatif tanpa distraksi. Konsentrasi belajar diukur menggunakan rating scale pada saat pretest dan posttest, serta lembar observasi selama sesi berlangsung. Hasil analisis deskriptif menunjukkan skor gain (posttest-pretest) kelompok eksperimen (M = -5,40; SD = 11,10) lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (M = -2,75; SD = 10,08), namun uji Independent Sample t-Test menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik, t(29) = -0,70, p = 0,491. Data lembar observasi menunjukkan kelompok eksperimen menampilkan frekuensi perilaku tidak fokus (tampak gelisah dan ekspresi bingung) yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun laporan diri (self-report) belum menunjukkan perbedaan yang signifikan, terdapat indikasi perbedaan perilaku yang teramati secara objektif antara kedua kelompok.
Copyrights © 2026