Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting serta penerapan gizi seimbang menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya stunting. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu yang dipadukan dengan pemberian makanan bergizi kepada balita. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan kader Pos Pelayanan Terpadu, penyusunan media edukasi berupa poster dan brosur, pelaksanaan penyuluhan kesehatan, pemberian makanan bergizi, serta evaluasi menggunakan uji awal dan uji akhir. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah mengikuti penyuluhan. Persentase jawaban benar meningkat dari 85 persen pada uji awal menjadi 95 persen pada uji akhir, sedangkan persentase jawaban salah menurun dari 15 persen menjadi 5 persen. Instrumen evaluasi yang digunakan telah memenuhi kriteria validitas dan memiliki reliabilitas yang tinggi sehingga layak digunakan sebagai alat ukur. Program ini juga memperoleh dukungan aktif dari kader Pos Pelayanan Terpadu dan masyarakat. Dengan demikian, edukasi kesehatan yang dipadukan dengan pemberian makanan bergizi melalui Pos Pelayanan Terpadu efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai salah satu upaya pencegahan stunting sejak dini dan dapat menjadi model kegiatan promotif di tingkat masyarakat.
Copyrights © 2026