Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik internal dan komunikasi organisasi terhadap motivasi kerja karyawan pada UMKM Sambal Bakar Garut Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 32 karyawan yang seluruhnya dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda melalui bantuan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 27 yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai signifikansi 0,001 dan koefisien regresi sebesar 0,474. Komunikasi organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai signifikansi 0,002 dan koefisien regresi sebesar 0,456. Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai Adjusted R Square sebesar 71,6%, sedangkan sisanya sebesar 28,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, pengelolaan konflik internal yang konstruktif dan komunikasi organisasi yang efektif berperan penting dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan pada UMKM Sambal Bakar Garut Kabupaten Tasikmalaya.
Copyrights © 2026