Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Brand Image, Strategi Produk, dan Promosi Digital terhadap Minat Beli produk topeng tradisional di Kid Galeri Bujang Ganong Mlarak Ponorogo, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan daya saing produk kerajinan budaya lokal di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan media digital dalam proses pencarian informasi hingga pengambilan keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program SPSS versi 26 melalui analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brand Image, Strategi Produk, dan Promosi Digital masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli. Secara simultan, ketiga variabel independen juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa citra merek yang kuat, strategi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, serta promosi digital yang efektif mampu meningkatkan ketertarikan konsumen untuk membeli produk topeng tradisional. Oleh karena itu, pengelola Kid Galeri Bujang Ganong Mlarak Ponorogo perlu terus memperkuat identitas merek, menghadirkan inovasi produk yang bernilai budaya, serta mengoptimalkan pemasaran digital guna meningkatkan minat beli, memperluas pangsa pasar, dan mendukung keberlanjutan pelestarian kerajinan budaya lokal.
Copyrights © 2026