Transformasi digital mendorong rumah sakit untuk mengubah proses pelayanan, tata kelola informasi, pengelolaan sumber daya, dan pengambilan keputusan. Namun, penerapan teknologi tidak selalu menghasilkan peningkatan kinerja apabila tidak terintegrasi dengan arah strategis organisasi. Kajian ini bertujuan menganalisis hubungan antara manajemen strategis, transformasi digital, dan kinerja organisasi rumah sakit serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan metode kajian literatur naratif terhadap artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang membahas manajemen strategis, sistem informasi rumah sakit, rekam medis elektronik, telemedicine, Picture Archiving and Communication System, big data analytics, dan artificial intelligence. Data dianalisis menggunakan sintesis tematik berdasarkan proses manajemen strategis, bentuk transformasi digital, dampak organisasi, tantangan implementasi, dan arah pengembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi strategi dan teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi operasional, mutu dan keselamatan pelayanan, pengalaman pasien, produktivitas tenaga kerja, serta kualitas pengambilan keputusan manajerial. Namun, manfaat tersebut dipengaruhi oleh kesesuaian teknologi dengan kebutuhan organisasi, kesiapan sumber daya manusia, interoperabilitas sistem, tata kelola dan keamanan data, kemampuan pembiayaan, serta kepemimpinan. Rumah sakit perlu menerapkan transformasi digital secara bertahap, terukur, dan berbasis kebutuhan strategis. Evaluasi juga perlu mencakup dampak terhadap proses, pengguna, pasien, mutu pelayanan, dan keberlanjutan organisasi.
Copyrights © 2026