Kualitas air merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kesehatan masyarakat, terutama pada sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat seperti Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS). Proses pemantauan kualitas air yang masih dilakukan secara manual menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi perubahan kondisi air dan menyulitkan proses pencatatan data secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring kualitas air berbasis Internet of Things (IoT) pada sistem PAMSIMAS di Desa Klepu menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor Total Dissolved Solids (TDS) untuk mengukur kadar zat terlarut dalam air dan sensor turbidity untuk mengukur tingkat kekeruhan air. Data hasil pengukuran ditampilkan pada LCD 16x2 I2C, dikirim ke platform Blynk untuk monitoring jarak jauh, disimpan ke dalam database MySQL sebagai data historis, serta dilengkapi dengan notifikasi otomatis melalui Telegram Bot apabila kualitas air berada di luar batas yang ditentukan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahap identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan sistem, pembuatan prototipe, pengujian, dan evaluasi sistem. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya sistem monitoring kualitas air yang mampu memberikan informasi secara real-time, meningkatkan efektivitas pengawasan kualitas air, serta membantu pengelola PAMSIMAS dalam pengambilan keputusan berdasarkan data yang akurat dan terdokumentasi.
Copyrights © 2026