Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi peran mediasi self-efficacy pada pengaruh digital transformation directed towards employee's terhadap employee's future competencies di Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu). Di tengah pesatnya adopsi teknologi di sektor pendidikan tinggi, khususnya pada institusi modus tunggal Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), terdapat tantangan krusial mengenai bagaimana digitalisasi mampu membentuk kapabilitas SDM. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus terhadap 131 pegawai, di mana 107 responden memberikan respon yang layak untuk dianalisis. Temuan uji hipotesis menunjukkan bahwa digital transformation directed towards employee's dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee's future competencies secara langsung. Namun, ketika self-efficacy dimasukkan sebagai mediator, pengaruh langsung tersebut menjadi tidak signifikan, yang membuktikan terjadinya mediasi sempurna (full mediation). Hasil Uji Sobel memperkuat peran self-efficacy sebagai jembatan psikologis mutlak yang mengubah paparan teknologi menjadi kapabilitas fungsional nyata. Penelitian ini menyarankan manajemen universitas untuk memprioritaskan penguatan keyakinan diri karyawan melalui pemberdayaan psikologis dan integrasi alur kerja digital untuk menutup celah kompetensi analitis modern.
Copyrights © 2026