Mesin tamping rammer merupakan mesin pemadat yang bekerja dengan mengombinasikan gaya tekanan dan getaran. Salah satu komponen penting pada mesin ini adalah baut pengikat pada bagian rammer shoe yang berfungsi menahan beban dinamis akibat tumbukan langsung dengan permukaan tanah. Permasalahan yang sering terjadi pada mesin tamping rammer adalah keausan dan patahnya baut, terutama apabila pengencangan baut tidak dilakukan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan tarik beberapa jenis baut yang umum digunakan pada mesin tamping rammer menggunakan tensile test machine. Jenis baut yang diuji terdiri dari baut black steel, stainless steel, mild steel putih, dan mild steel kuning dengan ukuran M10 dan panjang 70 mm. Metode penelitian menggunakan data primer hasil pengujian tarik secara langsung terhadap masing-masing spesimen sebanyak lima kali pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baut black steel memiliki rata-rata tegangan maksimum tertinggi dibandingkan baut lainnya sehingga mempunyai kemampuan menahan beban paling baik. Tegangan yield tertinggi dimiliki oleh baut stainless steel, sedangkan regangan tertinggi dimiliki oleh baut mild steel kuning. Baut black steel memiliki modulus elastisitas tertinggi sehingga lebih kaku dan memiliki kemungkinan patah lebih kecil dibandingkan baut lainnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, baut black steel direkomendasikan untuk diaplikasikan pada mesin tamping rammer
Copyrights © 2026