Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian)
Vol 14 No 1 (2026): Inpress

Pengaruh Jenis Plasticizer Dan Konsentrasi Selulosa Terhadap Karakteristik Bioplastik Pati Singkong–Karagenan

I Putu Wiradarma Putra (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
Ni Luh Yulianti (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
Ida Bagus Putu Gunadnya (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
Hertiyana Nur Annisa (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penggunaan kemasan plastik konvensional yang terus-menerus menimbulkan masalah lingkungan karena sulit terurai secara alami. Bioplastik merupakan salah satu alternatif yang berbasis bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menentukan perlakuan terbaik pengaruh jenis plasticizer (minyak jarak dan asam stearat) serta konsentrasi selulosa 0,5%, 1%, dan 1,5% (w/v) terhadap karakteristik bioplastik pati singkong–karagenan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah jenis plasticizer (P) yang terdiri atas dua jenis, yaitu minyak jarak (P1) dan asam stearat (P2). Faktor kedua adalah konsentrasi selulosa (F) yang terdiri atas tiga taraf, yaitu 0,5%, 1%, dan 1,5% (w/v). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA). Apabila hasil analisis menunjukkan pengaruh yang signifikan (P < 0,05), maka dilanjutkan dengan uji lanjutan menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis plasticizer dan konsentrasi selulosa berpengaruh nyata terhadap nilai kuat tarik, perpanjangan saat putus, elastisitas, ketahanan air, dan ketebalan namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai WVTR. Kombinasi minyak jarak dengan selulosa 0,5% (w/v) (P1F1) menghasilkan nilai kuat tarik tertinggi (15,1 MPa) dan elastisitas (412,1 MPa), sedangkan asam stearat dengan selulosa 0,5% (w/v) (P2F1) memberikan perpanjangan saat putus tertinggi (12,4%) dan WVTR terendah (2,13 g/m²/hari). Kesimpulannya, perlakuan jenis plasticizer minyak jarak dengan konsentrasi selulosa 0,5% (w/v) adalah kombinasi terbaik untuk bioplastik ramah lingkungan dengan sifat mekanik terbaik dalam penelitian ini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BETA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) memuat hasil penelitian di bidang teknik biosistem (biosystem engineering). Cakupan dari jurnal ini merentang dari aplikasi ilmu keteknikan untuk pertanian. Diantara bidang ilmu tersebut, yang menjadi fokus adalah Bidang Manajemen Keteknikan Pertanian, ...