Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian)
Vol 14 No 1 (2026): Inpress

Perubahan Sebaran Spatio Temporal Kadar N, P, K, EC, dan pH Akibat Perlakuan Aplikasi Jerami Terfermentasi Selama Pertumbuhan Padi (Oryza Sativa. L)

Mohammad Zidane Nazali (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
I Made Anom Sutrisna Wijaya (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem,Teknologi Pertanian, Universitas Udayana)
Ni Nyoman Sulastri (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Teknologi Pertanian, Universitas Udayana.)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu tanaman pangan utama di dunia, khususnya di Asia. Menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, lebih dari 3 miliar orang mengandalkan padi sebagai sumber utama karbohidrat. Tingkat kesuburan tanah sawah penting untuk diketahui guna mencegah kekurangan nutrisi ketersediaan unsur hara seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K), serta parameter penting lainnya seperti Electrical Conductivity (EC) dan derajat keasaman (pH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sebaran spatio-temporal kadar N P K EC pH Akibat Pengaplikasian Jerami Padi (Oryza Sativa. L) Terfermentasi. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan Fakultas Teknologi Pertanian, Desa Jegu, Penebel, Tabanan. Metode penelitian menggunakan enam kombinasi perlakuan, yaitu kombinasi lama fermentasi (1, 2, dan 3 Minggu) dan dosis Trichoderma (1 dan 2 Dosis standar), masing-masing diulang tiga kali. Penelitian ini menggunakan analisis spasial dan temporal. Data hasil pengukuran menggunakan soil sensor akan dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan QGIS dengan metode interpolasi Kriging. Hasil penelitian menunjukkan, perlakuan 1 Dosis 3 Minggu fermentasi (1D3M) menunjukkan hasil yang lebih baik dalam menjaga beberapa parameter kesuburan tanah. Kadar (N) menunjukkan peningkatan total sebesar 8 mg/kg. Kadar (P), peningkatan total sebesar 37 mg/kg. Kadar (K), peningkatan total sebesar 32 mg/kg, dan Kadar (EC) peningkatan total sebesar 74 µS/cm. Sementara itu, parameter pH pada semua perlakuan, termasuk kontrol, berhasil dipertahankan dalam kisaran ideal untuk pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan jerami padi terfermentasi dengan inokulan Trichoderma. mengalami perubahan peningkatan kadar N P K EC pH selama masa tanam berlangsung selama dua periode.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BETA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) memuat hasil penelitian di bidang teknik biosistem (biosystem engineering). Cakupan dari jurnal ini merentang dari aplikasi ilmu keteknikan untuk pertanian. Diantara bidang ilmu tersebut, yang menjadi fokus adalah Bidang Manajemen Keteknikan Pertanian, ...