Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangat penting bagi perusahaan untuk meminimalkan kecelakaan kerja dan risiko kesehatan. Namun, banyak karyawan di sektor pengelasan sering mengabaikan aspek-aspek ini, yang mengarah pada potensi bahaya. Penelitian ini mengkaji penerapan praktik K3 di departemen pengelasan perusahaan manufaktur besi di Surabaya dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Data dikumpulkan dari 35 responden melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi insiden masa lalu. Hasilnya menyoroti bahaya umum, termasuk paparan ultraviolet yang merusak mata dan kulit, asap las yang menyebabkan masalah pernapasan, sengatan listrik yang menyebabkan cedera atau kematian, dan benturan fisik dari material tajam atau berat. Untuk mengurangi risiko ini, kepatuhan terhadap prosedur operasi standar (SOP) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang lengkap sangat penting. Penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran K3 dan kepatuhan terhadap protokol keselamatan untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas tempat kerja.
Copyrights © 2025