Al-Qur’an terdiri dari surah, ayat, kalimat,kata, dan huruf. Dari kesemuanya disusun dengan sangat mengagumkan. Dahulu para ulama tidak terlalu banyak menelisik susunan al-Qur’an tersebut, akan tetapi belakangan struktur ini menjadi bagian yang menarik untuk dikaji para ulama’. Termasuk apakah susunan ini ditetapkan oleh nabi atau tidak. Tulisan ini menelaah historisitas penentuan ayat dan surah dalam al-Qur’an dengan menggali argumentasi para ulama’ dalam melakukan kesimpulan atas pendapatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan analisis isi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para ulama memiliki sudut pandang yang berbeda beda dalam menentukan batasan ayat dan surah dalam al-Qur’an. Meski demikian para ulama bertawaqquf setelah melakukan upaya menggali data yang bersumber dari riwayat yang disandarkan kepada Nabi Saw. Terkait perbedaan pandangan batasan ayat dan surah serta perihal yang melingkupinya‚ hal ini berkisar pada asumsi atas keyakinan sebuah ijtihad ulama’ dalam menggali dan memahami suatu hadis yang sampai kepadanya serta analisa yang dihasilkan dari penelitiannya dengan sudut pandang suatu riwayat.
Copyrights © 2024