Penelitian ini membahas perkembangan pendidikan Islam pada masa Nabi Muhammad SAW, yang terbagi dalam dua periode: Makkah dan Madinah. Pada periode Makkah, pendidikan berfokus pada pembentukan aqidah dan dasar keimanan, sedangkan pada periode Madinah, pendidikan berkembang ke arah sosial, politik, dan ilmu pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dan fenomenologis untuk memahami relevansi metode pengajaran Nabi Muhammad SAW dengan konteks pendidikan modern. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran Nabi, yang mengintegrasikan nilai moral, spiritual, dan intelektual, masih relevan untuk membentuk individu yang berkarakter dan berakhlak mulia di era globalisasi dan teknologi saat ini.
Copyrights © 2024