Penelitian ini berfokus pada masyarakat Desa Belumai I di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, khususnya kelompok etnis Sunda, di mana teknik pengobatan tradisional masih banyak digunakan karena faktor ekonomi; pengobatan ini terjangkau dan tanaman bahannya mudah dibudidayakan. Tanaman memiliki beragam manfaat, termasuk untuk pencegahan penyakit pada ternak. Metode penelitian eksploratif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini mengidentifikasi 20 spesies tanaman dari berbagai famili yang memiliki potensi untuk aplikasi etnoveteriner. Famili yang paling banyak ditemukan adalah Zingiberaceae. Bagian tanaman yang paling umum digunakan untuk tujuan etnoveteriner adalah daun (50%). Metode pengolahan yang dilakukan meliputi perebusan, pengeringan, penumbukan, dan pengirisan. Temuan ini menunjukkan bahwa tanaman obat memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam inisiatif pendidikan masyarakat, khususnya untuk penanganan penyakit ternak.
Copyrights © 2026