Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat sebagai salah satu tradisi masyarakat Suku Bali, Desa Campur Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan etnobotani. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 21 spesies dari berbagai famili. Famili Zingiberaceae merupakan kelompok yang paling banyak ditemukan, yaitu temu tis, kunyit, kencur, lengkuas, dan jahe. Pemanfaatan tumbuhan obat ini merupakan tradisi turun-temurun oleh orang tua terdahulu. Berbagai jenis tumbuhan tidak hanya digunakan sebagai sarana pengobatan tradisional, tetapi juga memiliki peran krusial dalam upacara adat dan keagamaan. Disimpulkan bahwa pemanfaatan tumbuhan diharapkan dapat menjadi upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan mendokumentasikan pengetahuan tradisional di Suku Bali.
Copyrights © 2026