Tumbuhan pewarna merupakan tumbuhan yang dapat menghasilkan warna karena pigmen yang terkandung di dalam sel tumbuhan. Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pewarna alami menjadi salah satu upaya dalam mengurangi penggunaan pewarna sintetis yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi Kesehatan dan juga lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami pada masyarkat suku Jawa di desa Sukakarya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, eksplorasi, wawancara, dokumentasi, danĀ studi literatur. Data di analisis secara deskriptif berdasarkan bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh 20 jenis tumbuhan di desa Sukakarya yang dapat di manfaatkan sebagai bahan pewarna alami dan bagian yang paling sering digunakan adalah daun, bunga, buah, dan rimpang. Sebagian besar tumbuhan pewarna alami yang ditemukan bersal dari famili Fabaceae sebesar 15%, sedangkan famili lainnya tersebar dengan presentase masing-masing 5% kunyit Curcuma longa menjadi salah satu tumbuhan yang paling sering dimanfaatkan oleh suku Jawa di desa Sukakarya. Pemanfaatan tumbuhan sebagai bahan pewarna alami selain mudah untuk ditemukan pewarna alami juga dinilai lebih aman dan ramah lingkungan di bandingkan pewarna sintetis.
Copyrights © 2026