Pengetahuan tentang tanaman herbal telah diturunkan secara turun-temurun sehingga menjadi budaya pengobatan di Indonesia. Pada sebagian besar tumbuhan di Indonesia mengandung senyawa aktif dengan potensi besar sebagai agen antifertilitas untuk mencegah implantasi sehingga kehamilan tidak terjadi, serta dapat mengurangi kesuburan sistem reproduksi wanita. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji berbagai manfaat tumbuhan, serta jenis-jenis tumbuhan obat sebagai antifertilitas alami. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksplorasi dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 20 jenis tumbuhan yang berpotensi sebagai antifertilitas alami. Data yang telah diperoleh bagian yang paling banyak digunakan sebagai antifertilitas alami oleh masyarakat Desa Guru Agung yaitu daun(60,87%), sedangkan bagian lain yang digunakan adalah rimpang(17,39%), buah(8,70%), bunga(4,35%), batang(4,35%), dan akar(4,35%). Selain itu, hasil dari penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat tumbuhan herbal dalam kesehatan reproduksi, sehingga dapat meningkatkan penggunaan tumbuhan herbal sebagai alternatif.
Copyrights © 2026