Abstract This study aims to analyze the optimization of Ramadan fundraising through a da'wah communication approach at BAZNAS Cilacap Regency. The method used in this study is a qualitative approach with a descriptive research type, which focuses on an in-depth understanding of zakat collection strategies and the effectiveness of da'wah communication in increasing community participation. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, and documentation with informants consisting of BAZNAS managers, volunteers, and muzakki. The results of the study indicate that the implementation of Ramadan fundraising is carried out through a combination of direct and indirect fundraising strategies, including the use of digital media and direct da'wah activities. The main supporting factors include high public religious awareness during Ramadan, trust in institutions, and the use of digital technology. Meanwhile, inhibiting factors include low digital literacy, limited human resources, and the persistence of direct zakat distribution patterns by the community. The persuasive and educational da'wah communication approach has proven effective in increasing public awareness and participation in zakat, infaq, and sadaqah. Keywords: Zakat Fundraising, Ramadhan, Da'wah Communication, BAZNAS, Community Participation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi fundraising Ramadhan melalui pendekatan komunikasi dakwah di BAZNAS Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang berfokus pada pemahaman mendalam terkait strategi penghimpunan zakat serta efektivitas komunikasi dakwah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengelola BAZNAS, relawan, dan muzakki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan fundraising Ramadhan dilakukan melalui kombinasi strategi direct dan indirect fundraising, termasuk pemanfaatan media digital dan kegiatan dakwah secara langsung. Faktor pendukung utama meliputi tingginya kesadaran religius masyarakat selama Ramadhan, kepercayaan terhadap lembaga, serta penggunaan teknologi digital. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, serta masih adanya pola penyaluran zakat secara langsung oleh masyarakat. Pendekatan komunikasi dakwah yang bersifat persuasif dan edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berzakat, infak, dan sedekah. Kata kunci: Fundraising Zakat; Ramadhan; Komunikasi Dakwah; BAZNAS; Partisipasi Masyarakat
Copyrights © 2026