Pengendalian risiko kecelakaan kerja adalah langkah penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan memastikan pekerja dapat melaksanakan tugas mereka tanpa mengganggu operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko kecelakaan kerja di area IPAL PT. XYZ di Cilacap menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Dari penelitian, terdapat empat risiko utama sebelum dilakukan perbaikan dengan nilai risk status 9, yaitu iritasi kulit, terjatuh, konsleting, dan luka bakar. Setelah implementasi tindakan perbaikan, ditemukan satu risiko tertinggi dengan nilai risk status 6, yaitu iritasi kulit akibat penggunaan tawas. Penurunan nilai risiko ini menunjukkan bahwa upaya pengendalian yang diterapkan mampu mengurangi dampak kecelakaan kerja, terutama untuk risiko-risiko dengan nilai tertinggi, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi para pekerja.
Copyrights © 2025