Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada tahun 2023 menyebutkan bahwa prevalensi kasus diabetes melitus pada anak mencapai 2 per 100.000 anak. Selain itu juga, IDAI menyebutkan adanya peningkatan 10 kali lipat dari tahun 2010. Salah satu penyebab yang cukup menjadi perhatian adalah gaya hidup buruk dengan mengonsumsi makanan rendah nutrisi terlalu berlebihan. Hal tersebut merupakan isu yang krusial dan perlu keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam mengurangi angka kasus diabetes melitus pada anak. Perlu andil yang besar dari orang tua dalam mencegah anak mengalami diabetes melitus, salah satunya adalah memberikan makanan yang sehat dan bernutrisi seimbang. Penelitian ini ditujukan untuk membantu orang tua dalam menentukan menu makanan sehat berdasarkan kebutuhan kalori harian anak. Dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting, penelitian ini menghasilkan sebuah sistem pendukung keputusan untuk mendukung orang tua menentukan menu makanan harian dengan nutrisi yang seimbang. Dengan sistem pendukung keputusan menu makanan sehat tersebut akan membantu orang tua dalam memberikan makanan yang tidak hanya sehat dan bernutrisi seimbang tetapi juga sesuai dengan kebutuhan kalori harian anak sehingga tercegah dari faktor-faktor yang menyebabkan diabetes melitus pada usia dini.
Copyrights © 2025