Scientific Journal
Vol. 5 No. 4 (2026): SCIENA Volume V No 4, July 2026

Resolusi Total Klinis dan Radiologis Tuberkuloma Serebral Multipel dengan Klinis Epilepsi Melalui 12 Bulan Terapi Antituberkulosis

Tati Khairina (Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia)
Athiya Rahmah Elsafrediniya (Universitas Andalas, Padang, Indonesia)
Fredia Heppy (Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia)
Yanti Fitri Yasa (Universitas Baiturrahmah, Padang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2026

Abstract

Latar Belakang: Tuberkuloma serebral merupakan manifestasi tuberkulosis sistem saraf pusat yang jarang dan dapat menyerupai neoplasma intrakranial secara klinis maupun radiologis. Variabilitas pencitraan serta persistensi lesi setelah terapi antituberkulosis dapat menimbulkan tantangan diagnostik dan terapeutik. Laporan Kasus: Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang dengan riwayat kejang umum tonik berulang selama satu tahun, disertai riwayat batuk kronis, penurunan berat badan, demam hilang-timbul, dan keringat malam. Rontgen toraks menunjukkan tuberkulosis paru dan tes cepat molekuler Mycobacterium tuberculosis positif. CT-scan kepala tanpa kontras awalnya mengarah pada ganglioglioma. MRI otak dengan kontras selanjutnya menunjukkan multipel ring-enhancing lesions pada lobus parietal kanan dan oksipital kiri. Konvergensi temuan klinis, bukti tuberkulosis sistemik, dan pencitraan mendukung diagnosis Tuberkuloma Serebral Multipel dengan Epilepsi Simptomatik. Pasien mendapat terapi antituberkulosis selama 12 bulan dan fenitoin, tanpa kekambuhan kejang. MRI satu bulan setelah terapi menunjukkan resolusi lesi oksipital kiri dan regresi parsial lesi parietal kanan. Tanpa perpanjangan terapi antituberkulosis, MRI 14 bulan setelah terapi menunjukkan resolusi radiologis total. Kesimpulan: Integrasi temuan klinis, bukti tuberkulosis sistemik, dan MRI penting dalam membedakan tuberkuloma serebral dari neoplasma intrakranial. Persistensi lesi residual setelah terapi tidak selalu menunjukkan kegagalan terapi apabila disertai perbaikan klinis yang konsisten. MRI serial berperan penting dalam mengevaluasi respons dan mendokumentasikan resolusi bertahap tuberkuloma.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sciena

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Scientific Journal(SCIENA) published by an official of Scientific.id_considers the following types of original contribution for peer review and publication: Research Articles, Review Articles, Letters to Editor, Brief Communications, Case Reports, Book Reviews, Technological Reports, and Opinion ...