AbstrakIndustri konveksi busana muslim merupakan bagian dari UMKM yang memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat, tetapi sering mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta ergonomi. Pekerja biasanya duduk dalam waktu lama dan menangani material secara manual, sehingga berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan pekerja konveksi dalam menerapkan prinsip K3 dan ergonomi, serta mengadaptasi konsep K3 Teknik Perminyakan ke sektor non-migas. Mitra kegiatan ini adalah Konveksi Busana Muslim Tachi Syari di Kota Bekasi, dengan sembilan peserta pelatihan. Metode yang digunakan meliputi observasi dan identifikasi risiko, penyuluhan, demonstrasi dan praktik ergonomi serta manual handling, penyediaan sarana ergonomis dan alat pelindung diri (APD), pendampingan penataan ruang kerja, serta penyusunan prosedur keselamatan. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM), tes pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasilnya, nilai pengetahuan rata-rata meningkat dari 77,22% (kategori Cukup) menjadi 90,00% (kategori Baik), naik 12,78 poin persentase, dan semua peserta (100%) mencapai kategori Baik. Penilaian NBM menunjukkan bahawa semua pekerja berada dalam kategori risiko rendah. Tingkat kepuasan peserta mencapai 91,33% dan semua peserta menyatakan bahwa mereka sangat puas. Kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun budaya kerja yang aman dan ergonomis di UMKM konveksi serta memperluas penerapan ilmu K3 ke berbagai sektor. Kata kunci: K3; ergonomi; konveksi; APD; musculoskeletal. AbstractThe Muslim fashion convection industry is part of the MSMEs that plays a vital role in the community's economy, but often neglects aspects of occupational safety and health (K3) and ergonomics. Workers typically sit for long periods and handle materials manually, putting them at risk of musculoskeletal disorders. This community service activity aims to increase the awareness, knowledge, and skills of convection workers in applying K3 and ergonomics principles, as well as adapting the K3 concept of Petroleum Engineering to the non-oil and gas sector. This activity partner is Konveksi Busana Muslim Tachi Syari in Bekasi City, with nine training participants. The methods used include observation and risk identification, counseling, demonstrations and practices of ergonomics and manual handling, provision of ergonomic facilities and personal protective equipment (PPE), assistance in arranging workspaces, and developing safety procedures. Evaluation was carried out using the Nordic Body Map (NBM) questionnaire, pre- and post-training knowledge tests, and participant satisfaction questionnaires. As a result, the average knowledge score increased from 77.22% (Sufficient category) to 90.00% (Good category), an increase of 12.78 percentage points, and all participants (100%) achieved the good category. The NBM assessment showed that all workers were in the low-risk category. The participant satisfaction level reached 91.33% and all participants stated that they were very satisfied. This activity has proven effective in building a safe and ergonomic work culture in the garment MSME and expanding the application of OHS knowledge to various sectors. Keywords: occupational safety; ergonomics; garment workshop; PPE; musculoskeletal.
Copyrights © 2026