Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar di Indonesia periode 2020–2026. Di tengah arus globalisasi yang kian menggerus nilai-nilai tradisional, integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran dinilai penting untuk melestarikan identitas budaya sekaligus membentuk karakter siswa yang berakar pada jati diri bangsa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 29 artikel jurnal ilmiah dari Google Scholar melalui seleksi PRISMA berdasarkan tiga dimensi kajian, meliputi tipe karakter, unsur budaya, dan domain hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter tanggung jawab, disiplin, dan mandiri merupakan karakter yang paling banyak terbentuk melalui pembelajaran berbasis kearifan lokal dengan proporsi sebesar 31%. Unsur budaya yang paling dominan diintegrasikan dalam pembelajaran adalah sistem pengetahuan, yakni sebesar 62%, sedangkan ranah afektif mendominasi capaian hasil belajar siswa dengan persentase mencapai 93%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal terbukti dapat diimplemntasikan dalam pembentukan karakter siswa, namun diperlukan upaya lebih sistematis agar seluruh dimensi karakter dapat terjangkau secara optimal.
Copyrights © 2026