ABSTRAKDigitalisasi telah menjadi elemen vital dalam upaya meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan daya saing perusahaan. Namun, keberhasilan penerapan digitalisasi tidak selalu berjalan mulus. Tantangan utama sering kali terletak pada kemampuan adaptasi karyawan terhadap sistem digital baru. Menurut Tacgin & Martinsuo (2025), banyak organisasi menghadapi kesenjangan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi sistem digitalisasi karena faktor usia, keterampilan digital, dan resistensi terhadap perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem digitalisasi perusahaan terhadap kinerja karyawan, pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan, serta pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap kinerja karyawan. Dengan sampel penelitian berjumlah 80 responden dengan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan Sistem Digitalisasi Perusahaan berpengaruh terhadp kinerja karyawan, sedangkan fasilitas kerja juga berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sistem Digitalisasi Perusahaan dan Fasilitas Kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 45,0%,Kata kunci: Sistem Digitalisasi Perusahaan, Fasilitas Kerja, Kinerja Karyawan
Copyrights © 2026