Penelitian ini dilakukan guna mengetahui bagaimana Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pamekasan yang penggunanya sangat kecil. Untuk mengetahui bagaimana Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Pamekasan tersebut , peneliti menggunakan teori Everett M.Roggers dalam (Muhamad Wigrha Idwar:2022), yang terdiri dari indikator Keuntungan Relatif (relative advantages), Kesesuaian (compatibility), Kerumitan (complexity), Kemungkinan dicoba (triability), dan Kemudahan diamati (observability). Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Sumber datanya adalah pegawai BPKPD Kabupaten Pamekasan dan masyarakat atau wajib pajak. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis melalui metode “analisis interaktif” model Sugiyono. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan dapat dikatakan sangat bermamfaat berdasarkan teori Everett M.Roggers, yakni: Pertama, Secara Keuntungan Relatif (relative advantages), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan sangat membantu kepada wajib pajak, karena inovasi ini memiliki keunggulan dari sistem pembayaran sebelumya. Kedua, Secara Kesesuaian (compatibility), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan memiliki sistem kerja yang baik dan cepat, serta merupakan kebutuhan masyarakat atau wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara digital. Ketiga, Secara Kerumitan (complexity), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan sangat mudah dipahami dan tidak kompleks dalam menggunakannya. Keempat, Secara Kemungkinan dicoba (triability), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan dapat di uji coba terlebih dahulu dalam skala terbatas sebelum diterapkan secara menyeluruh. Kelima, Secara Kemudahan diamati (observability), Inovasi pembayaran online Pajak Bumi dan/atau Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui platform Quick Response Indonesian Standart (QRIS) Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Pamekasan sangat mudah ditunjukkan hasilnya karena dengan semua mamfaat yang sudah dirasakan oleh wajib pajak.
Copyrights © 2026