Industri e-sports global, khususnya turnamen Mobile Legends Professional League (MPL), telah melampaui batas sekadar hobi dan bertransformasi menjadi ekosistem media baru yang dinamis. Dalam siaran langsung berintensitas tinggi ini, komentator (caster) memainkan peran sentral dengan gaya komunikasi khas yang secara konstan memadukan bahasa Indonesia utama dan bahasa Inggris teknis, yang pada gilirannya memicu terjadinya fenomena sosiolinguistik alih kode (code-switching). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara struktural tipe alih kode yang digunakan oleh komentator e-sports dalam MPL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis analisis isi kualitatif (qualitative content analysis). Data bersumber dari tuturan lisan komentator pada arsip video siaran langsung MPL yang dikumpulkan melalui observasi terfokus dan transkripsi verbatim. Berdasarkan tinjauan sintaksis teori Poplack (2001), hasil penelitian menunjukkan adanya tiga tipe alih kode yang beroperasi di tengah siaran. Artikel ini menyajikan 9 data representatif yang dibahas secara mendalam dari segi integrasi tata bahasa, dengan urutan temuan; 3 data alih kode internal (intra-sentential switching), 3 data alih kode tag (tag switching), dan 3 data alih kode eksternal (extra-sentential switching). Dominasi tipe alih kode internal memperlihatkan tingginya kompetensi dwibahasa komentator dalam menyisipkan leksikon teknis guna mengisi kekosongan padanan kata (lexical gap) pada kerangka sintaksis bahasa Indonesia, sehingga mereka mampu mempertahankan tempo narasi yang cepat tanpa merusak struktur tata bahasa utama.
Copyrights © 2026