Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja perusahaan berdasarkan tekanan keuangan dengan objek pada kelompok emiten saham perusahaan transportasi di Bursa Efek Indonesia periode 2018 - 2024 yang merupakan kondisi 3 tahun sebelum dan setelah Covid 19. Berdasarkan IDX yearly statistics 2025, terdapat 9 emiten dari 12 emiten perusahaan di Bursa Efek Indonesia yang memiliki laporan keuangan yang lengkap, situs dapat diakses dan menggunakan mata uang rupiah selama periode penelitian. Analsis tekanan keuangan menggambarkan kinerja keuangan suatu perusahaan sekaligus kelancaran kegiatan operasional perusahaan yang akan berdampak pada keberlangsungan dan eksistensi perusahaan dimasa yang akan datang. Penelitian ini akan menerapkan perhitungan model analisis tekanan keuangan yakni model Springate, Zmijewski dan Grover. Perhitungan dilakukan secara sederhana dengan menggunakan Microsoft Excell dengan sederhana dan mudah untuk memperoleh perhitungan dan analisis tekanan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan model Springate pada kelompok saham trasportasi di Bursa Efek Indonesia selama periode penelitian, semua emiten mengalami tekanan keuangan. Hasil perhitungan dengan model Zmijewski yakni emiten yang tidak mengalami tekanan keuangan adalah emiten ASSA, BIRD, HELI, LRNA dan WEHA. Hasil perhitungan dengan model Grover, emiten yang tidak mengalami tekanan keuangan yakni emiten BIRD dan BPTR
Copyrights © 2026