Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 200 wirausahawan usaha mikro yang berusia lebih dari 17 tahun dan telah menjalankan usaha secara aktif selama minimal satu tahun. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan AMOS dan analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, serta coping strategy berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan berwirausaha. Rasa takut gagal juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, namun hipotesis penelitian tidak terdukung karena arah hubungan yang diperoleh berlawanan dengan hipotesis yang diajukan. Selain itu, ketahanan berwirausaha terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara rasa takut gagal dan kesejahteraan psikologis, sehingga mampu memperlemah dampak rasa takut gagal terhadap kondisi psikologis wirausahawan.
Copyrights © 2026