Perkembangan teknologi digital yang pesat telah memengaruhi perilaku remaja, terutama dalam penggunaan gadget dan akses terhadap konten berisiko seperti judi online. Kurangnya literasi digital serta pengawasan yang terbatas menjadikan remaja rentan mengalami adiksi gadget dan terlibat dalam praktik judi online yang berdampak negatif terhadap aspek psikologis, sosial, dan ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan adiksi gadget dan bahaya judi online di Desa Sianggunan, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi kasus, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan remaja yang ditunjukkan oleh kenaikan skor post-test serta nilai N-Gain dalam kategori sedang. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif dalam pengendalian penggunaan gadget dan penolakan terhadap praktik judi online. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi digital remaja. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program sebagai upaya perlindungan masa depan remaja di era digital
Copyrights © 2026