Pengupasan sabut kelapa secara manual membutuhkan waktu hingga 8 menit per buah dan berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, sehingga diperlukan mekanisasi untuk meningkatkan efisiensi proses. Parameter pengujian dianalisis menggunakan Response Surface Methodology (RSM). Pengujian dilakukan dengan dua faktor yaitu faktor kecepatan putar (8 dan 11 rpm) dengan faktor dimensi (keliling) kelapa A (45-50 cm) dan B (51-56 cm). Hasil uji kinerja menunjukkan bahwa kapasitas mesin pengupas sabut kelapa sebanyak 261 butir/jam, persentase kelapa pecah 10%, efisiensi 93%, persentase pengupasan 94,87%, kecepatan putaran silinder 12 rpm, penggunaan bahan bakar 0,725 liter/jam dan tingkat kebisingan 88,66 dB. Sedangkan kondisi optimal yang dapat digunakan untuk kinerja mesin pengupas sabut kelapa tipe horizontal terdapat pada kecepatan putar 10 rpm dengan dimensi buah B (51-56 cm) menghasilkan kapasitas kerja 210 butir/jam, efisiensi pengupasan 96%, persentase pengupasan 96.32%, tingkat kebisingan 88 dB, penggunaan bahan bakar 0,720 l/jam, dan persentase kelapa pecah sebesar 10%.
Copyrights © 2026